DermAI adalah hasil kolaborasi 10 kelompok mahasiswa yang mengintegrasikan multiple deep learning models untuk deteksi, segmentasi, dan prediksi tren penyakit kulit. Setiap kelompok berkontribusi modul spesifik dengan keahlian unik.
Segmentasi Lesi Kanker
U-NET + RESNET50Segmentasi semantik lesi kanker kulit menggunakan U-Net dan ResNet50 sebagai backbone pada dataset HAM10000.
Monitoring Area Jerawat
DEEPLABV3Sistem monitoring sederhana area jerawat pada citra wajah melalui segmentasi menggunakan DeepLabV3.
Deteksi Infeksi Jamur
CNNDeteksi penyakit kulit infeksi jamur seperti kurap, panu, kutu air menggunakan CNN dan dataset DermNet NZ.
Forecasting Risiko Jerawat
EFFICIENTNET + GRUAnalisis peningkatan risiko jerawat menggunakan EfficientNet dan Gate Recurrent Unit untuk pemodelan temporal.
Deteksi & Lokalisasi Jerawat
YOLOV8Deteksi dan lokalisasi jerawat pada citra wajah menggunakan YOLOv8 dengan bounding box pada Acne Dataset.
Monitoring Area Jerawat
U-NETSistem monitoring sederhana area jerawat pada citra wajah melalui segmentasi menggunakan U-Net dengan Dataset ACNE04.
Forecasting Monkeypox
LSTMForecasting prediksi tren monkeypox menggunakan LSTM untuk memodelkan pola temporal dari data epidemiologi global WHO.
Deteksi Jenis Kanker
EFFICIENTNETB3Sistem deteksi jenis kanker kulit melanoma dan basal cell carcinoma menggunakan CNN (EfficientNetB3) pada dataset HAM10000.
Forecasting Tren Penyakit
BILSTM + ATTENTIONForecasting tren penyakit kulit menggunakan BiLSTM dan attention mechanism berdasarkan data time series Google Trends.
Analisis Tingkat Keparahan Jerawat
CNN + LSTMAnalisis tingkat keparahan jerawat menggunakan CNN (MobileNetV2) dan LSTM untuk temporal modeling dan perubahan tingkat keparahan.
Pengguna mengunggah gambar kondisi kulit. Sistem melakukan normalisasi, augmentasi, dan ekstraksi fitur untuk input ke semua model analisis.
8 kelompok bekerja paralel: deteksi, segmentasi, klasifikasi, monitoring area, dan forecasting risiko untuk hasil komprehensif.
Output dari setiap kelompok digabungkan: klasifikasi penyakit, peta segmentasi, analisis risiko, dan rekomendasi penanganan.
Sistem menyediakan prediksi tren penyakit kulit ke depan menggunakan BiLSTM, LSTM, dan BiLSTM+Attention (Kelompok 4, 7, 9, 10) dari berbagai sumber data epidemiologi dan Google Trends.
| Metrik | Nilai | Target | Status |
|---|---|---|---|
| Akurasi Klasifikasi | ≥ 90% | EXCELLENT | |
| Sensitivity (Recall) | ≥ 85% | EXCELLENT | |
| Specificity | ≥ 90% | EXCELLENT | |
| Forecast Accuracy (MAPE) | ≤ 15% | GOOD | |
| Latency (Inference) | ≤ 500ms | EXCELLENT | |
| System Uptime | ≥ 99% | EXCELLENT |